Google+ Followers

Sabtu, 12 November 2011

Pengaruh teknologi terhadap kebudayaan di Negara Indonesia


        Sebelum mengupas lebih jauh sejarah kebudayaan maupun teknologi serta dampak apa yang ditimbulkan, kita definisikan kembali apa itu kebudayaan dan apa itu teknologi. Dari berbagai literatur kita dapat menyimpulkan kebudayaan adalah gaya hidup ataupun cara hidup yang dimiliki sekelompok orang atau masyarakat yang diwariskan dan ditindaklanjuti dari generasi ke generasi. Sedangkan teknologi merupakan ilmu pengetahuan terapan untuk menciptakan suatu hal yang baru sehingga dapat menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Keduanya memang tidak bisa dipisahkan, adanya kebudayaan yang dimiliki sekelompok orang dapat menciptakan teknologi baru, begitu juga sebaliknya adanya  teknologi baru dapat menciptakan kebudayaan yang baru pada masyarakat. Darimana datangnya kebudayaan yang dimiliki sekelompok orang sehingga dapat menciptakan teknologi serta dengan teknologi baru muncul kebudayaan baru?.
Indonesia memiliki beraneka ragam budaya bahkan ada sebagian kecil yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya aslil Indonesia. Banyaknya faktor yang mempengaruhi kebudayaan menyebabkan teknologi ikut berkembang dari masa ke masa, namun pada dasarnya kebudayaan terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tiong hoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan dari Tiong hoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena ada suatu interaksi perdagangan antara pedagang-pedagang Tiong hoa dengan Indonesia. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan kebudayaan baru yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi akar dari kebudayaan lokal modern di Indonesia misalnya kebudayaan jawa dan sunda. Kedatangan penjelajah dari Eropa sejak abad ke-16 ke Indonesia dan penjajahan yang berlangsung selanjutnya, membawa berbagai bentuk Kebudayaan Barat dan membentuk kebudayaan Indonesia modern sebagaimana yang dapat dijumpai sekarang. Teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan Barat yang lambat laun terintegrasi dalam masyarakat. Teknologi yang menyangkut cara-cara memproduksi, memakai serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan muncul dari cara-cara manusia dalam bermasyarakat yang haus akan kebutuhan hidup mereka. Darisini lahir suatu teknologi tradisional atau disebut juga sistem peralatan sebagai kebudayaaan fisik.
Dengan majunya teknologi dimana informasi apa saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat kita ikut serta mempengaruhi tergesernya nilai-nilai budaya Indonesia ini. Terutama para generasi muda bangsa ini. Banyak kita lihat disekeliling kita para generasi muda kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing ketimbang kebudayaan Indonesia sendiri. Sangat dikhawatirkan kebudayaan Indonesia hanya sebagai simbol atau identitas dan juga hanya sebagai pelengkap di acara acara tertentu misalnya acara pernikahan dan yang paling parah lagi mengklaim kebudayaan yang tertinggal, tidak gaul ataupun sejenisnya. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebudayaan indonesia terbentuk juga karena dipengaruhi budaya asing, tapi itu dulu saat-saat zaman kerajaan. Jati diri Bangsa ini perlu ditonjolkan dengan mencintai kebudayaan Indonesia. Dengan tertanamnya jati diri Bangsa pada setiap individu diharapkan mampu menjadi filter bagi kebudayaan asing yang bisa masuk kapan saja dan dimana saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar